Kamis, 28 Agustus 2014

BAYI & POTENSINYA.


Melihat ‘Mungkin’ dalam Bencana

Seorang anak yang baru lahir mengalami tangis dan tawa yang sangat mengharukan bagi kedua orang tua nya dan lingkungan keluarga, kedatangannya seakan memberi kebahagiaan. Seolah ada keluarga baru yang hadir mewarnai aktivitas setiap harinya.

Menginjak usia 2 tahun biasanya bayi belajar berbicara, berdiri, berjalan dan selalu meniru tingkah laku orang tua maupun keluarga yang tinggal bersamanya. Namun, tahukah kamu? Proses belajar bicara, berjalan, berdiri bahkan berkomunikasi dengan bahasa tubuh, merupakan aktivitas yang sangat melelahkan bagi si bayi. Apalagi bayi itu mau ga mau harus bisa bicara, berjalan dan berkomunikasi dengan orang tuanya.

Bayi yang mungil nan lucu biasanya hanya mengenal tangis dan tawa, sedangkan keahlian berbicara, berjalan dan berkomunikasi dengan bahasa tubuh, mereka dapatkan dari didikan orang tua dan keluarga terdekatnya. Si bayi mungil sangatlah netral dia tidak memiliki keharusan harus bisa berjalan maupun berbicara, karena lagi – lagi peran orang tualah yang membuatnya demikian.

Bagi si bayi sangatlah mungkin untuk BISA berjalan dan berbicara dengan konsep tidak ada yang tidak bisa serta pantang menyerah sampai mereka bisa menguasai keahlian berjalan maupun berbicara? Bisa kita bayangkan seandainya kedua orang tuanya membiarkan begitu saja si bayi tanpa mengajarkan berbicara dan berjalan, kemungkinan besar si bayi mungil itu hanya tau tangis dan tertawa bahkan mungkin seumur hidup nya si bayi lucu itu tidak bisa berbicara dan berjalan layaknya teman-temannya.

Nah, apa yang terjadi saat si bayi itu mulai belajar berjalan dan berbicara, mereka langkah demi langkah mengalami kegagalan yang terus menerus mereka rasakan, ketika berbicara mereka hanya dapat meniru bahasa ibu (bahasa yang sering orang tua gunakan sehari – hari), mungkin jika orang tuanya bisa berbahasa lebih dari 2 bahasa, si bayi lucu itu kemungkinan besar bisa menguasai bahasa – bahasa kedua orang tuanya.

Kita lanjut lagi, apa yang sering kita lihat kalau si bayi mulai belajar berjalan, mereka lagi – lagi jatuh, bangun lagi, jatuh bangun lagi, terus seperti itu sampai si bayi mulai bisa berjalan sendiri, disertai mendapat tepukan meriah dari kedua orang tua dan keluarga terdekatnya.

Artinya melihat fenomena alamiah seorang bayi ini kita melihat potensi yang sangat luar biasa, itu berarti kita mampu, sekalipun situasi sedang mengalami bencana ataupun sesuatu yang tidak mungkin kita selesaikan.

Ingatlah sahabatku !!
Terdapat potensi diri yang sangat luar biasa dari dalam diri, bahwa semua keinginan kita, baik itu mencapai status kaya, menguasai bahasa inggris atau bahasa asing, mendapat jodoh, mendapatkan pekerjaan favorit, masuk ke universitas favorit atau universitas negeri, semuanya mungkin dan bisa kita raih. asalkan, kita kembali memahami proses tercapai nya tujuan atau keahlian yang sudah kita capai sedari kecil dulu.

Hal ini akan membuat kita selalu optimis dalam menyikapi permasalahan ataupun tantangan yang kita hadapi setiap hari, yakinlah bahwa diri kita begitu luar biasa, dan semua menjadi Mungkin jika kita siap untuk selalu yakin akan potensi diri yang tak terbatas.

Semua bayi kecil itu pasti mengalami hal yang sama dengan bayi – bayi yang lain, ketika bayi itu berhasil mencapai prestasi mereka mendapat dukungan dari orang tua dan keluarga terdekat, apalagi saat si bayi kecil itu jatuh lagi dan menangis ketika belajar berjalan, orang tua dan keluarga terdekat selalu memberi dukungan atau afirmasi positif seperti “ayo nak kamu bisa”, “anak mama pintar”, memang dukungan dari luar sangat mempengaruhi kondisi emosi kita, tapi apakah kita mesti menunggu dukungan dari orang tua atau keluarga terdekat untuk selalu membuat kondisi kita semangat?

Sangatlah mungkin kalau kita sendirilah yang selalu memberi afirmasi positif kepada diri sendiri agar selalu berada dalam Zona Emosi Positif (zona bahagia), dengan demikian kondisi kita selalu berada dalam kondisi bahagia, karena kondisi bahagia sangat berpengaruh terhadap proses kita menikmati pekerjaan maupun menikmati hidup ini dengan penuh rasa syukur .

Selamat mengingat potensi diri kita yang sudah lama kita lupakan, selalu lihat kemungkinan di setiap bencana (tantangan / masalah).[]

Salam ACTIVE.
Dede Nursalam SS, CPNLP, CHt

1ST Attitude Success Coach

Selasa, 26 Agustus 2014

CARA CEPAT untuk SEMANGAT!!!



Berikut percakapan antara pelajar dengan karyawan swasta, mereka bertemu di stasiun KA untuk menjalani aktivitasnya masing – masing.

Karyawan            : hari ini panas banget yaaa, jadi males kerja, enak yaa kalau di kantor ada AC nya,
                               Sayangnya di tempat kerja saya panas banget,.
Pelajar                  : emanya kaka kerja dimana?
Karyawan            : kaka kerja di percetakan de. Jadi situasi disana panas banget,.
                               So, ga semangat deh!
Pelajar                  : emangnya kalau keadaan kantornya dingin, kaka bisa semangat ya ?
Karyawan            : yaa, kalo dingin banget ga enak juga, tapi minimal ga terlalu panas,
                               n ga terlalu dingin.
Pelajar                  : Emangnya bisa kak, kita nentuin kondisi seperti itu,?
                                Sekalipun bisa, apa kakak akan terus semangat kerja?
Karyawan            : Ga juga de, biasanya tergantung atasan juga, kalau dia baik, kakak semangat.
                               Tapi kalau lagi galak, kaka gak semangat..
Pelajar                  : dari tadi kakak ko terus – terusan ga semangat, katanya kalau situasi kantornya
                                Gak terlalu dingin and panas, kaka semangat, sekarang ko beda lagi?
Karyawan            : Iya, kaka juga bingung, kaka pengen banget semangat terus,
                               Plus, bisa ngerubah kondisi malas jadi semangat secara seketika??
                               Tapi kayaknya gak mungkin deh!!
Pelajar                  : siapa yang bilang ga mungkin semangat seketika?
Karyawan            : emang kenyataan nya kayak gitu kan, de?
Pelajar                  : kak, semangat or tidaknya bukan ditentukan oleh kondisi luar, tapi??
                                Keputusan, keyakinan, and pola tubuh yang kita miliki??
Karyawan            : wahh , wahh bijak sekali kamu de, ??
                               Kamu juga tampak semangat yaa,, apa sih rahasianya de
Pelajar                  : simpel aja kak! Karena saya punya tujuan yang jelas, saya sekolah karena
                                Pengen jadi CEO Perusahaan International. Maka saya pun semangat banget
                                Sekolah...
                                Btw, tujuan kakak kerja apa?
Karyawan            : wah, betul banget. Selama ini kakak mengalir ja, kerja sebagai aktivitas rutin de.

Pelajar                  : nah itu dia kak!
                                Selain itu juga, saya juga punya alasan yang kuat kenapa saya harus belajar.
                                Dengan begitu, saya pun selalu bergairah menikmati proses belajar di sekolah
Karyawan            : kamu hebat de, masih sekolah tapi sudah jelas masa depan mu!
                               Sedangkan kakak sudah bekerja pun masih belum tahu mau kemana hidup ini..
Pelajar                  : amin.
                                Sebagai pelajar tugas saya Cuma fokus belajar, menjadi yang terbaik & berprestasi.
                                Bagaimana dengan kakak?
                                Mestinya kakak fokus terhadap pekerjaan kakak, agar tidak mudah mengeluh,
                                terus semangat menjadi yang terbaik.
Karyawan            : sungguh beruntung orang tua mu de, kamu sudah punya pola pikir seorang
                               Pemenang, meski masih usia pelajar...
                               Kaka jadi malu melihat kebijaksanaan yang kamu punya, terima kasih ya de...
                               Telah mengubah cara pandang kaka. So kaka punya sikap, tujuan, dan keputusan
                                Untuk menjadi yang terbaik di pekerjaan kakak....
Pelajar                  : sama – sama kak, Saya juga masih belajar menikmati proses hidup yang harus saya
                                Lalui dengan penuh rasa syukur...
                                Semoga kita mampu mencapai tujuan kita kak..amiiin
Karyawan            : amiin. Terima kasih banyak ya de

Sahabat bisa kita ambil sebuah benang merah yang jelas dari percakapan kedua orang di atas, yakni pelajar dan karyawan, sang karyawan itu merasa tidak ada semangat untuk mengerjakan pekerjaan, dia seakan – akan selalu menyalahkan situasi luar, yang berasal diluar dirinya. Kondisi external yang kita sendiri tidak bisa mengendalikannya.
Seperti : cuaca, keadaan kantor, sikap atasan, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif. Baiknya dari pada kita fokus terhadap pengaruh external yang  tidak bisa kita ubah, karena diluar kendali diri kita. Hendaknya fokuslah terhadap kondisi internal seperti : mengubah rasa malas, takut, sering menunda, enggak semangat meraih prestasi kerja. Karena nya semua kondisi internal itu berada dalam kendali kita. Yang potensi keberhasilannya tergantung bagaimana kita yang memutuskan.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar pengaruh internal kita berubah secara cepat! (mengubah malas, takut, dan menunda, sampai mengubah kondisi tidak semangat menjadi bergairah)


Pertama, Putuskan lah bahwa kita bahagia apapun kondisinya.
Bahagia bukan karena mendapat pujian, memiliki uang yang banyak, ataupun mempunyai mobil.
Tapi lebih kepada mensyukuri apa yang kita miliki sebagai bentuk kekayaan yang tak ternilai harganya, sadari bahwa kita punya kedua belah mata yang sehat, fisik yang sempurna, dan memiliki keluarga yang mendukung, kondisi seperti ini jika kita menyadari dengan ikhlas maka kebahagiaan itu berada dalam diri, bukan berasal di luar diri. Jika perasaan dan pikiran kita bahagia maka akan lebih mudah untuk kita menarik hal – hal yang membuat diri kita bahagia. So, penting untuk selalu kita pertahankan kondisi perasaan bahagia  setiap aktivitas yang kita lakukan.

Kedua, Memiliki tujuan yang jelas
Otak kita seperti magnet, saat kita memberikan afirmasi kepada pikiran, bahwa hari ini menyebalkan. Maka seharian kita akan mengalami hari yang menyebalkan, dimulai dari buka mata, bekerja ataupun belajar, kita akan menghadapi kondisi, perasaan, orang, peluang yang membuat perasaan kita nampak menyebalkan.
Begitupun sebaliknya saat kita membuat afirmasi kepada pikiran, ‘bahwa hari ini menyenangkan, segala sesuatu yang saya inginkan justru sedang menuju saya’. Maka aktivitas bangun tidur sampai mau tidur lagi, kondisi kita akan selalu dipenuhi hal – hal yang membuat perasaan kita menyenangkan.
Contoh kongkritnya: seorang pelajar memiliki tujuan menjadi pelajar sukses, berprestasi dan populer. Nah aktivitas belajar dia dengan pelajar yang tidak memiliki tujuan akan sangat berbeda, mulai dari gairah belajar, cara belajar, & hasil belajar.
Seorang pelajar yang memiliki tujuan akan selalu berusaha menjadi yang terbaik, karena dia meyakini kalau masih malas, takut, dan sering menunda. Maka tujuan dia untuk menjadi pelajar sukses akan jauh dari kenyataan.
Sedangkan pelajar yang tidak punya tujuan, mereka akan begitu santainya menikmati belajar seakan-akan itu hanya aktivitas biasa yang kurang begitu menyenangkan apalagi penting untuk dilakukan.

Ketiga, miliki alasan yang kuat
Apakah dengan memiliki tujuan yang jelas, lantas kita langsung semangat? Jawabannya bisa ya or tidak. Tergantung dari seberapa kuat alasan kita untuk mencapainya, kalau mencapai tujuan hanya sekedar meraih prestasi, kemungkinan besar ketika ada masalah mereka akan berhenti dan mulai tidak semangat untuk mencapainya. Beda lagi kalau kita punya alasan yang begitu kuat untuk apa kita meraih tujuan itu.
Contohnya : misalnya andi punya tujuan sekolanya adalah ingin menjadi dokter spesialis mata, alasan nya karena dia ingin sekali membantu ayahnya yang tidak bisa melihat dapat melihat kembali, juga saudara-saudaranya yang memiliki penyakit mata. Harapan andi ketika dia menjadi dokter spesialis mata, dia bisa menyembuhkan ayahnya, serta menolong banyak orang lain yang mengalami penyakit  mata seperti ayahnya, agar semua orang bisa melihat dunia dengan begitu indahnya.
Tanpa alasan yang kuat, rasa – rasanya andi bisa saja berhenti ditengah jalan. Dan mulai memiliki penyakit mental (malas, menunda, takut, hopeless dkk).
Namun ketika rasa malas muncul, andi akan teringat ayahnya yang membutuhkan operasi mata untuk bisa melihat. Andi pun langsung semangat kembali mencapai impian nya..

Keempat, Ubah keyakinan yang membatasi
Diperjalanan menuju tujuan ataupun cita-cita selalu ada halangan atau keyakinan yang membatasi kita untuk bisa sukses, seperti : orang miskin susah sekolah tinggi, menjadi dokter itu susah, bahasa inggris itu susah dan mempusingkan.
Well, selama kita masih meyakini keyakinan itu dalam diri, rasanya akan sulit sekali kita untuk menjadi mencapai nya. Neni ingin sekali bisa bahasa inggris secara lancar baik lisan maupun tulisan, dia pun sudah belajar kursus selama 2 tahun. namun belum bisa speaking bahasa inggris, karena setelah di bongkar keyakinannya, ternyata neni masih meyakini bahwa ‘bahasa inggris itu susah dan mempusingkan?..see, sehebat apapun trainernya, secanggih apapun tekniknya, metode yang mudah. Selama neni masih punya keyakinan seperti itu, dia tidak akan pernah bisa menguasai bahasa inggris secara cepat dan mudah.
Untuk itu ubah keyakinannya menjadi ‘ bahasa inggris itu mudah dan menyenangkan’ atau ‘berbicara bahasa inggris itu mengasyikkan’, “semakin sering salah ngomong bahasa inggris, semakin mahir’.
Itulah yang mesti diyakini neni untuk bisa cepat menguasai bahasa inggris.

Kelima, Ubah gerak dan Fokus
Pernah mengalami kondisi depresi atau tertekan, tak semangat, galau, ?
Selama menjadi manusia yang normal, rasa – rasanya pernah ya, Ok. Sekarang gimana caranya supaya langsung semangat?
(mind and body are one system) pikiran dan tubuh adalah satu sistem, ketika sedang depresi coba perhatikan : wajah (agak muram), posisi tubuh (membungkuk), suara (kecil, lemas), nafas (cepat bahkan sulit).
Itulah kenapa ketika pikiran depresi maka tubuh pun akan berubah menunjukkan bahwa kita sedang depresi, cara yang paling sederhana ialah ketika depresi ubah lah postur tubuh menjadi tegak, tarik nafas yang dalam, lalu hembuskan perlahan lewat mulut, lalu bayangkan pengalaman yang menyenangkan. Sekejap pikiran pun akan kembali semangat hanya dengan mengubah gerak dan fokus.

Keenam, Ubah strategi
Kalau cara atau strategi yang A itu kurang efektif, maka langkah selanjutnya adalah merubah strategi sukses yang membantu tercapainya impian maupun tujuan kita.
Saat plan A kurang efektif, maka langkah selanjutnya ganti dengan plan B, bisa mencontoh strategi yang terbukti sukses kepada orang yang sudah mencapai tujuan seperti yang kita inginkan.

Ketujuh, Pilih Model yang sudah sukses.
Kita hidup 24 jam/hari, masing – masing orang memiliki jatah yang sama baik orang sukses, orang biasa maupun orang gila, mereka semua punya waktu yang sama. Namun yang membedakan dari semua itu adalah penggunaan waktunya. Ada yang memanfaatkan waktu secara biasa, ada pula yang begitu serius memanfaatkan waktu sehari – hari mereka, sehingga hasilnya pun akan berbeda dari masing – masing orang.
Tentu ada orang yang membutuhkan waktu sebentar untuk mencapai tujuannya, ada juga yang membutuhkan waktu lama untuk mencapainya. Semua itu tergantung strategi yang mereka jalankan dan model atau tokoh yang memberi peta sukses agar mereka cepat meraihnya.

Cara yang paling cepat untuk bisa mencapai tujuan adalah meniru orang – orang yang telah sukses di bidang yang kepengin kita sukses. Kalau kita ingin jadi dokter profesional maka kita harus meniru dokter tersebut agar hasilnya bisa lebih cepat.
Lantas apa saja yang mesti kita tiru : pertama keyakinan, seberapa yakin mereka bisa mencapainya, apa yang mesti dia yakini untuk bisa sukses menjadi dokter profesional. Kedua, fisiologi yakni: kita meniru dari mulai cara jalannya, pola nafas, gaya bicara, postur tubuh, intonasi suara, pola senyum yang semuanya berhubungan dengan fisiologi nya. Dan yang terakhir, strategi, yakni pelajari strategi mereka sampai bisa menjadi dokter profesional, cara belajar, buku apa saja yang mesti dibaca, cara – cara praktis, yang nantinya bermanfaat untuk menjadikan kita seorang dokter yang profesional.[]

Selamat Mempraktikkan,
‘No Action, No Miracle. When you take action, Miracle Happen’

Salam Transformasi

Dede Nursalam, CPNLP.CHt

1ST Attitude Success Coach

Sabtu, 23 Agustus 2014

Memutuskan untuk Bahagia.


Berapa hari dalam seminggu kamu Bahagia? Atau tidak pernah sama sekali? Atau lebih banyak galaunya? Haha tidak perlu di jawab! Oke oke ikan sepat, ikan lele. Lebih cepat dan tidak bertele – tele. Ayo ikuti terus!!

Apa yang kamu lakukan saat bangun bangun dipagi hari? Baca do’a? Atau membayangkan aktivitas disiang hari yang banyak tugas sudah menunggu? Atau merasakan nafas yang segar? Jawaban kalian sangat relatif. Yang terpasti adalah kalian membaca do’a mengucapkan kalimat syukur. Tapi mengapa tetap saja pada siang harinya kita tidak terlalu bahagia? Kenapa?.

Tak perlu banyak basa basi. Kita cenderung mengejar bahagia. Dan menambahkan syarat untuk bahagia. Misalnya “Jika saya beli bakso, maka saya BAHAGIA” kalau enggak ada baso bagaimana? Haha. Bahagia itu tanpa syarat apapun. Tapi sayangnya ketika kebahagian itu hadir. Mengapa kita sering sekali mempertanyakannya bukan bertanya. Terlihat sama. Tapi sangat berbeda makna. Mempertanyakan itu sama saja kamu enggak bersyukur bahagia itu datang. Tetapi kalau bertanya, itu karena ingin menemukan cara untuk menghadirkan bahagia itu kembali.

Putuskanlah sekarang juga!!!. Katakan ini “mulai detik ini. saya memutuskan untuk bahagia” “saya memutuskan hanya untuk melakukan hal yang bermanfaat dan untuk mencapai impian saya”. Terkadang kita merasa galau dengan perlakuan oranglain terhadap kita. Dicuekin misalnya. Siapa yang enggak kesal saat dicuekin, itu sih wajar. Tapi masa iya s etiap dicuekin kita kesal terus?. Menurut seorang psikolog mengatakan “masalah tidak akan bermasalah bila perasaanmu bermasalah” semuanya kembali lagi kepada diri kita. Kalau kita kesal karena oranglain berarti hidup kita tergantung sikap yang oranglain lakukan. Katakan pada diri kamu “apapun yang dilakukan oranglain, saya tetap bahagia”. Masih ingat kata – kata adalah doa. Setiap yang kita katakan akan berpengaruh sekali terhadap otak kita.

Mengatakan kalimat postif tadi sangat berpengaruh saat kondisi otak rileks. Kapan itu? Sebelum tidur dan bangun pagi. Kata – kata itu sangat berpengaruh sekali terhadap gerak tubuh kamu. Tolong jangan banyak tanya. Bila kamu ingin mendapatkan manfaatnya lakukan saja.[]


Pages

Unordered List

Text Widget

Sample Text

Recent Posts